Perperangan Terdahsyat Dunia Travian

Kisah Travian – Cerita bermula ketika Romawi mempimpin segalanya. Bangsa yang paling kaya akan uang, teknologi, penyerangan, dan pertahanan.
Semua gedung di jaga oleh Praetorian. Pasukan yg paling mengerikan dalam pertahanan di jaman ini.
Tetapi, semua berubah, dimulai sejak salah satu dari pekerja tambang
muak dengan semua peraturan di Romawi. Dia Memberontak, dan membuat
keributan disana-sini.

Chief yang saat itu memimpin tidak tinggal diam, dia menyuruh pasukan Legionnaire untuk menangkap dan menyiksa kuli itu.
Kuli itu pun dibawa ke suatu tempat. Dia di lempar kedalam sebuah gua
kosong yg sangat gelap. Disana dia disiksa dan kemudian ditinggalkan
begitu saja. Dia sekarat, tidak ada waktu lagi untuk dia hidup di dunia.
Tiba-tiba terdengar lah Suara aneh, Dia berbincang dengan suara itu.
Suara itu seperti menjanjikan sesuatu.

Beberapa hari kemudian.

Bangsa Romawi tetap seperti biasanya, tidak ada yg berani membuat
keonaran. Tiba-tiba seorang Legionnaire berteriak kencang diatas sebuah
tembok batu.
Seorang lelaki, menaiki seekor kuda yang dilengkapi dengar armor,
matanya merah, bajunya emas, rambutnya yg panjang berwarna merah,
memengang pedang di tangan kanan dan kampak di sebelah kiri..

Ini lah yang dijuluki sebagai Teutonic Knight, Pasukan yang paling
diseganin,penebar rasa takut,dan pasukan yg paling mengerikan dalam
sejarah…
Dia langsung memacu kudanya dengan kecepatan tinggi ke arah kota Romawi
yg sangat kuat itu, seakan dia ingin menyerang meraka seorang diri…

Akan tetapi, Chief tidak tinggal diam. Dia memerintahkan Imperian untuk
menyerang seseorang yg menunggangi kuda itu. 20 Imperian pun dikirim.
Tapi ada daya, ke-20 Imperian itu sama sekali bukan tandingan lelaki
itu. Dalam waktu 5 menit mereka habis ditebas hanya dengan menggunakan
tangan kirinya. Dia memotong kepala seorang Imperian dan melemparnya
masuk ke dalam desa Romawi, dan jatuh tepat di kaki Chief…

Warga yang merasa takut terus berlarian kesana kemari. Melihat keadaan
ini, Chief segera mengirim Praetorian, Pasukan bertahan yg paling kuat,
memegang Perisai yg terbuat dari baja asli, seberat 20 kg.

Saat Teutonic Knight ingin memasuki desa tersebut, dia di hadang oleh seorang Praetorian yg sama sekali tidak takut mati…
Dalam Sekali Tebas!

Class~~

Perisai baja terkuat yg pernah ada itu pun terbelah menjadi 2 bagian.
Sebuah pedang tepat berada di depan mata seorang praetorian yg sedang
ketakutan ini. Chief yang saat itu sudah hampir mati berdiri melihat
kejadian itu, Hampir tidak bisa berkata apa-apa…

Akhirnya Teutonic Knight itu pun pergi tanpa permisi, dan sejak kejadian
itu, Bangsa romawi terpecah menjadi beberapa bangsa lainnya…

Sejak perpecahan itu, para babu bangunan, rakyat sekitar, dan pekerja
tambang membuat bangsa baru, dan mereka menamakan diri mereka Galia.

mereka mencuri kebutuhan2 pasukan romawi,seperti baju dan perisai, dan
menyebabkan meraka menjadi sangat maju. Mereka sangat maju dalam bidang
pertahanan. Mereka sangat pintar, membuat peraturan yg disukai
bangsanya, bangsa yg sangat damai, aman dan tentam. Lalu mereka membuat
persekutuan dengan Romawi.

suatu hari, chief dari galia menyuruh seorang druidrider untuk berpatroli diluar desa.
ketika sedang berpatroli, dia terkejut karena melihat kuda druidrider yg
tidak membawa siapa-siapa berjalan dengan badannya yg penuh dengan
darah..
disebelah kuda tersebuh terdapat tas besar berisi…
SEBUAH KEPALA Druidrider yg putus kena tebas…
Sejak saat itu tidak ada yg berani pergi ke luar desa baik untuk berpatroli, maupun untuk masalah perdangangan.
Cerita Rakyat pun beredar, tentang “Teutonic Knight Sang Pembunuh Sadis”..

“BLACK SKONDIAN PRISON”

Itu nama penjara yang berada di Romawi, yang berisi pembunuh-pembunuh
tersadis dari seluru bangsa. Mereka adalah orang-orang yang tidak takut
mati, membunuh apa saja.
Bangsa Romawi dan Galia dikagetkan dengan hancurnya penjara tersebut,
yang mengakibatkan ribuan orang gila itu melarikan diri dari sana.

Chief Romawi langsung mengambil keputusan untuk membuat prajurit lebih
banyak dan lebih kuat. Dia membuat prajurit equites caesaris, pasukan
terkuat diantara semua bangsa. Dilengkapi dengan armor yang sangat keras
dan senjata yang sangat lengkap.
sedangkan galia membuat pasukan bertahan seperti phalanx dan haeduan…

2 tahun berlalu…

bangsa Romawi dan Galia yang merasa aman itu sekarang sudah tidak
khawatir lagi tentang Teutonic Knight dan orang-orang gila yg keluar
dari penjara…

Pada suatu hari, Romawi dan Galia mengadakan pesta…
Bangsa Galia dan Romawi pun merayakan perdamaian yg mereka buat sejak
beberapa tahun lalu, serta menghilangnya legenda pembunuh Teutonic
Knight. Beratus-ratus minuman Alkohol tersedia di meja. kembang api
terus-terusan dipasang. mereka tidak memerdulikan apapun saat pesta
tersebut. seluru pasukan mendapatkan gadis-gadis yg mereka inginkan.
sungguh pesta yg sangat meriah.

tiba-tiba, tepat di jam 12 malam, dari balik kepulan asap, datanglah
seseorang yang memakai baju armor dari kayu dan berambut gondrong,
memegang sebuah club yang berduri-duri tajam. Pada saat itu bangsa
Romawi dan Galia tidak menyadari akan datangnya dia, karena di tempat
pesta itu hampir tidak melihat sesuatu karena asap yg menyelimuti semua.
tiba-tiba orang tersebut melemparkan clubnya…

BRAK !!

Club tersebut mengenai kepala seorang Swordsman hingga BOCOR, dan mati
seketika. Semua kaget dengan bunyi yg dikeluarkan oleh senjata tadi, dan
mata semua pasukan langsung tertuju kepada arah datang nya club
tersebut…

chief dari romawi berkata:
“hey,dari mana asal mu? Kenapa kau menyerang kami?”

orang dibalik asap itu kemudian berkata:
“kami datang untuk balas dendam”

tiba-tiba asap pun menghilang, dan dibalik itu semua, ribuan pasukan
CLUBSWINGER telah mengelilingi Pesta tersebut. dipimpin oleh sang
pasukan legendaris “Teutonic Knight”

Teutonic Knight berkata:
“kami hanya ingin membalas apa yg kau lakukan pada kami”

Ribuan pasukan Romawi dan Galia pun berperang menghadapi ribuan
Clubswinger yang paling ganas dan sama sekali tidak takut mati,
menyerang seperti orang gila. malam itu pun berakhir. 4600 pasukan Galia
dan Romawi mati tidak berdaya. tetapi, hanya 470 Clubswinger yang mati
dari 2560 pasukan.

Berdukalah semua warga yg kehilangan anggota keluarganya. Sekarang
seorang ibu menjadi seorang janda. ada anak yg tidak mempunyai seorang
ayah lagi. tangisan demi tangisan membasahi kedua bangsa tersebut. Kedua
chief yg tidak dibunuh menjadi gila setelah acara pesta tersebut.
Hanya tangisaan yang terdengar setiap hari. dan yang ada tangisan tanpa
air mata. air mata mereka sudah habis, dibuang setiap hari sejak malam
itu.

1 bulan pun berlalu. meskipun masih belum terlalu tenang dengan kondisi
yang baru saja pulih dari tangisan itu, ke 2 bangsa itu berhasil
memperoleh 3000 pasukan, yang terdiri dari Swordsman, Legionaire dan
Imperian untuk menyerang balik orang-orang gila Clubswinger tersebut.

sebelum menyerang mereka menyuruh pasukan Equites Legati untuk mencari
keberadaan desa orang-orang gila itu. Akan tetapi, setelah beberapa
bulan mencari akhirnya dari 43 pasukan yg dikirim hanya 1 yg kembali.
Dia mengatakan desa itu ada di kordinasi (-500) (-500). pasukan pun
diluncurkan secepat kilat. tanpa basa basi mereka semua pergi kesana.
dengan tampang yang penuh dendam. pasukan romawi dan galia siap untuk
membalaskan dendam mereka.

Setelah menempuh jarak 35 jam, beberapa pasukan yg tidak kuat banyak yg
kembali, dan mati. dengan panasnya gurun pasir yang mereka lewati,
dengan rasa dendam ingin membunuh. mereka tidak akan pernah mundur lagi.

saat mereka sampai disana, mereka terkejut setelah melihat sebuah desa
yg sangat gelap, sunyi dan senyap. bangunan-bangunan yg berhancuran,
tulang-tulang manusia yang berceceran, darah di setiap ruas jalan.

“inikah yg disebut the Dead Village?”

cerita2 lama itu mulai dikenang lagi oleh mereka semua yg melihat desa
ini. mereka memasuki setiap gedung yg kosong, memeriksa setiap ruas
jalan. dan benar desa ini benar-benar kosong.
Tiba-tiba, dari kejauhan, mereka melihat 10 orang yg sedang mengendarai
seekor kuda yang mengerikan. matannya merah, penuh dengan darah. mereka
mebawa sebuah perisai kecil di tangannya, dengan senjata berbentuk palu
besar.

Seseorang dari prajurit berteriak…

“ITU PALADIN !!”

ribuan pasukan itu pun berlarian tanpa tau arah tujuan. sebagian yang
tidak takut mati akan menghadapinya. mereka tau bahwa cerita Paladin
yang mengendarai kuda itu sangat lah mengerikan. tidak ada prajurit yang
bisa menembus pertahanan terkuatnya.

satu demi satu mereka mati. darah demi darah berceceran…
sungguh mengerikan,mereka di bantai di desa kematian tersebut. beberapa
prajurit berusaha menyelamatkan diri dengan melarikan diri mereka. Akan
tetapi, Paladin dengan kudanya mampu mengejar dan memburu mereka.
Meskipun begitu, masih ada beberapa yang berhasil lolos.
dari kejauhan, pasukan berkuda terkuat romawi yg paling hebat dan di segani itu, 20 equites caesaris, baru saja sampai…
dengan cepatnya mereka membantu prajurit romawi dan galia menghadapi pasukan paladin..

Classs…
Brakk…
Brukk…
bunyi pedang terus terdengar dari kejauhan…

2 hari pun berlalu, 1 pun pasukan equites caesaris tidak ada yg kembali…

Pasukan yang selamat telah kembali ke desanya masing-masing, dengan
penuh duka. mereka bukan pergi membalaskan dendam, tapi malah
membuang-buang nyawa…
tangisan demi tangisan terus terdengar.
sudah lebih dari 8000 prajurit dari romawi dan galia tewas mengenaskan
akibat serangan Teutonic knight dan segerombolan prajurit gila. tidak
ada yang ingin mempimpin ke 2 bangsa ini sekarang.
apalagi dengan MENGHILANG nya 20 equites caesaris yg paling dianggap
sebagai pasukan terkuat, semangkin membawa duka yang mendalam.

3 hari berselang, warga-warga yang terpisah bekerja seperti biasanya…

Tiba-tiba dari kejauhan, dibalik asap debu padang pasir itu, segerombolan pasukan berkuda datang…

ternyata itu adalah ke 20 equites caesaris. tidak ada luka,maupun
goresan. semua warga terlihat gembira. malah seluruh bangsa pun ikut
senang akibat kehadiran mereka kembali. tak disangka mereka telah
kembali lagi, dan duka pun sedikit berkurang.
semua kembali seperti biasanya. tetapi aneh, satu demi satu prajurit
equites caesaris ini menghilang secara mendadak, yang mengakibatkan
bangsa romawi dan galian ketakutan kembali…

Setelah menghilangnya para pasukan Equites Caesaris dari Romawi,
Sekarang malah hilangnya para haeduan dari Galia. Galia kemudian
memutuskan untuk memutuskan hubungan persekutuan dengan romawi yang
dianggap membawa sial bagi bangsa mereka sejak bersekutu dengannya.
Malah Galia mengumumkan Perang…

Disaat sedang berduka seperti ini, galia benar-benar marah, bukan kerena
hilangnya pasukan haeduan, malah warga-warga nya juga ikut menghilang.
Romawi yang saat ini sedang stress berat menghadapi masalah ini menyuruh
seorang Equites Legati untuk berpatroli. 2 hari setelah berpatroli dia
membawa kabar bahwa dia telah melihat ratusan orang berkumpul di gua
tempat bangsa Romawi membuang seorang pekerja tambangnya.
mungkin ini sebuah kutukan karena mereka telah membuang dan menyiksa seorang pekerjanya.
galia benar-benar menganggap bahwa semua ini adalah kesalahan romawi.
mereka menjadi ikut terkena kutukan yang menimpa bangsa Romawi.

“DASAR ROMAWI PEMBAWA SIAL!!!”

seorang dari warga galia berteriak keras !

“WAR ???”

Bangsa Galia yang menganggap bangsa romawi adalah biang pembawa sial itu
pun tidak tinggal diam. mereka membuat prajurit apa adanya, yang siap
menyerang romawi secepat mungkin.
Warga Romawi pun tidak tinggal diam akan pristiwa ini. mereka pun membuat pasukan sendiri.
ke 2 bangsa itu pun sudah lupa akan peristiwa teutonic knight, paladin,
dan menghilangnya pasukan-pasukan mereka. anak-anak dan para ibu terus
menangis. mereka sudah berpisah dengan banyak keluarga mereka yg sudah
mati.

dibalik semua itu, pasukan teutonic knight di sebuah desa yg sangat
seram sedang mempersiapkan pasukan sebanyak 30000 prajurit siap mati.
para clubswinger gila itu siap diterbangkan ke medan pertempuran antara
Romawi dan Galia.
dengan bermodalkan club yg sangat tajam, mereka berangkat, dengan mendendangkan sebuah lagu…

“cangkul…
cangkul…
cangkul yang dalam,
menanam gandum dirampok orangggg…
eyaaaa… eyyaaaaa…!!!”

“NIGHT WHEN PATH TO HELL AND HEAVENS OPENED”

Itulah kata seorang peramal dari Romawi, yang meramalkan banyak kematian
di malam ini. “Kesedihan, tangisan, akan kembali menyelimuti bangsa
ini. Sebuah bangsa akan hancur tepat ketika sang surya mulai menampakkan
sinar nya”

Malam ini, malam peperangan terakhir, disaat semuanya menjadi kesaatria,
wanita, anak-anak, walaupun yg sudah tua sekalipun, akan berperang
mati-matian.
5000 pasukan romawi berkumpul, berjalan menuju ke tengah-tengah peta,
dimana akan terjadinya perang. tidak satupun orang berada di desa
mereka. ini pertarungan terakhir dimana akan tamatnya salah satu
diantara bangsa Romawi dan Galia.
dari kejauan bangsa Galia terlihat, anak kecil,ibu-ibu, kakek, dan
nenek-nenek, membawa pedang, siap berperang. mereka berkumpul.

dari kejauhan ketua Romawi dan Galia saling bekomunikasi.

Romawi: APAKAH KAU YAKIN DENGAN KEPUTUSAN YANG KAU AMBIL?
Galia: AKU YAKIN!!!

Mereka berbicara sekuat tenaga agar terdengar satu sama lain, karena jarak mereka yang sangat jauh…
pedang sudah naik ke atas kepala. saat mau menyerang, Tiba-tiba, dari
kejauan, Tedengar suara ribuan orang sedang datang menuju kearah mereka
mereka ambil tindakan cepat agar membatalkan peperangan antara mereka.
dan kemudian bersatu.

mereka yakin ini pasti bangsa “Gotik (Teuton)”

dan ternyata…

Ternyata ke 20 pasukan equites caesaris dan warga-warga yg dulu
menghilang, Dengan mata merah darah, Seperti kumpulan Zombie, mereka
berjalan seperti mayat hidup. Di persenjatai dengan baju dan
persenjataan yg lengkap, Membuat 10000 pasukan romawi dan galia itu
terkejut berat.

Salah satu Dari Zombie itu berkata :
“We Are The Natrian (Natar)”

Mereka membawa 50000 pasukan dalam bentuk apa saja. Ada Pasukan Gajah, Tombak, Dan Pedang. Sangat menakutkan.

Romawi dan Galia membatalkan perang diantara mereka dan siap perang
melawan pasukan natrian. penyerangan di mulai. beribu-ribu pasukan
Natrian itu berlari menuju ke arah pasukan romawi dan galia…
saat pasukan pertama natrian ingin memukul kepala seorang swordsman, tiba-tiba…

TRANG !!!

Suara keras yang memantul, Semua terdiam. Baik bangsa Natrian, Romawi, maupun galia.
dari belakang mereka seekor kuda dan penungganngnya muncul, Menahan
serangan pasukan Natrian tadi. Dan itu seorang Paladin. seorang paladin
yg datangnya tidak tau dari mana itu langsung memukul kepala pasukannya
natrian hingga tewas, dan berkata:

“I WILL KILL YOU ALL, NATRIAN !!!!”

Peperangan dimulai dengan seorang paladin bersekutu kepada pasukan
Romawi dan Galia. Sudah hampir 3 menit, 4000 Orang sudah tewas dari
bangsa romawi dan galia. tidak masuk diakal.
tiba-tiba, dari kejauhan, dibalik asap, terdengar suara kuda. Semua
orang tertuju pada Suara itu. Kesatria dengan Mata Merah dan Rambut
gondrong.

TEUTONIC KNIGHT !!!

mungkin itu adalah waktu dimana bangsa romawi dan galia sudah pasrah akan nyawa mereka sendiri. mereka sudah siap mati.
Dibalik asap, dibelakang Teutonic Kngiht, 30000 Pasukan Clubswinger bersiap.
Pemimpin dari natrian berkata:

“hehe..You Came “TK”, We Can Finish This Together”

Dan Teutonic Knight pun Berkata:
“you wrong, I will finish you”

Pasukan Romawi dan Galia terkejut dengan apa yang diucapkan Teutonic
Knight. Para Clubswinger berlari menuju ke arah pasukan natrian tanpa
basa basi…

brak
bruk
brak
bruk….
Peperangan antara GOTIK dan Natrian Pun berlangsung….

Pasukan Romawi dan Galia yg saat itu hanya melihat peperangan yg paling
mengerikan dalam sejarah itu pun tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Mereka
seperti melihat neraka didepan mata mereka….

Peperangan itu sungguh tidak bisa dihentikan lagi. Pasukan Clubswinger
yang haus dengan darah itu terus menyerang tanpa henti. selama
peperangan itu, 1000 pasukan Gotik (Teuton) tewas, dan mereka berhasil
menewaskan 200 pasukan natrian.
seorang warga dari desa romawi merasa aneh. dari gaya Teutonic Knight itu dia merasa kenal.
Tiba-tiba…

BRANG !!!!!

suara yang mengagetkan semua pasukan yang ada disitu dalam sekejap. di
tengah peperangan, pedang Teutonic Knight sedang berlaga oleh seorang
equites caesaris….

Brang
Brung
BRANG !!!

Hantaman keras itu membuatkan Teutonic Knight terjatuh dari kudannya
yang sangat melegenda itu. dia terduduk. saat itu seorang Equites
Caesaris mengangkat pedangnya untuk membunuh Teuntonic Knight yang
sangat melengenda itu…
Tiba-tiba…

BRANG !!!

sebuah Pedang terbelah. seorang warga dari romawi telah menahan serangan Equites Caesaris tersebut hingga membelah pedangnya.
Teutonic Knight yang saat itu terkejut dengan hal itu langsung melihat
wajah sang warga itu,begitu juga sebaliknya. warga itu lalu berkata:

“Sudah kuduga, Galler, kau masih hidup..”

galler adalah seorang pekerja tambang yang dulu pernah di siksa dan
dibuang ke gua, dan sekarang adalah prajurit terkutuk Teutonic Knight…

sekali lagi Equites Caesaris mengangkat pedangnya,dan menebas keras ke arah warga tersebut hingga tidak berdaya lagi…

Galler sangat terkejut melihat temannya sendiri tewas dibunuh didepan
matanya hanya demi menyelamatkan dirinya. padahal galler sudah membunuh
banyak anggota keluarga saat di pesta dan desa kematian. galler sempat
menangis. tangisan itu membuat dia marah. dia langsung mengambil pedang
dan kampaknya yang terjatuh, berdiri dengan tegak, kembali menungangi
kudanya..

EEEYYYYAAAAAAA !!!

galler teriak keras dan membuat seluruh pasukannya menjadi semangat.
peperangan pun semakin panas antara teuton dan natrian. 23560 pasukan
teuton melawan 45670 pasukan natrian.
10000 pasukan romawi dan galia saat itu melihat kejadian itu. satupun
dari mereka tidak ada yg berani membantu. bahkan 1 langkah pun. mungkin
ini hari akhir bagi mereka semua. kematian sudah di depan mata.
tiba-tiba satu dari warga galia maju kedepan dan berkata:
“teuton sekutu kita, aku akan membantunya”

seorang prajurit itu berlari ke arah pasukan natrian dan memukulnya
hingga mati. melihat kejadian itu, bangsa romawi dan galia pun sedikit
tersentuh.. sedikit demi sedikit, 1 per 1 prajurit maju untuk membantu.
lama kelamaan semuanya. sekarang bangsa Teuton, Galia, dan Romawi
BERGABUNG untuk mengalahkan natrian.

35300 prajurit gabungan dan 43000 prajurit natrian. hanya berselang 3
menit. 20000 pasukan gabungan telah tewas tidak berdaya. Teuntonic
Knight memerintahkan semua untuk mundur kearah desa kematian. semua pun
berlarian menuju ke arah desa kematian (dead village) sambil dikejar
berpuluh-puluh ribu pasukan natrian.

LARI !!

galler terus berteriak. semua pasukan berlari ke arah desa yang cukup
besar itu. Ketika semua prajurit sudah masuk, mereka membuat pertahanan
hanya dengan barang-barang yang tersisa.

TUTUP PINTUNYA !!

beberapa pasukan menutup pintu desa yang amat berat itu. disinilah.
mungkin disini ajal mereka, terkepung di sebuah desa kematian, di kejar
pasukan kematian.

”Jangan Takut, kita akan baik-baik saja disini”
Kata salah seorang Clubswinger.
kata-kata itu membuat semagat baru bagi prajurit-prajurit yang tersisa.
Tetapi kemudian terdengar suara menakutkan dari balik kabut pasir.
ribuan pasukan natrian menuju ke desa itu. jantung rasanya ingin
berhenti. pasukan kematian itu datang sebentar lagi.
galler yang tidak ingin mereka menjadi putus asa ini pun langsung mengambil tindakan tegas.

“AMBIL benda2 tajam yang ada di sana !”

sambil menunjuk ke arah bangunan-bangunan yg sudah hancur itu.

“DAN NAIK KE ATAS TEMBOK DESA !”

para warga pun binggung..,apa yg di inginkan Teutonic Knight ini…

“SAAT HITUNGAN KETIGA,KALIAN LEMPAR KE ARAH PASUKAN NATRIAN”
“ini saatnya untuk Defend”

1…
2…
3 !!!!

Semua Prajurit yang berada diatas Melempar semua yang mereka pegang.
Serangan itu berhasil membuat beberapa pasukan natrian tewas, dan
memperlambat geraknya.

“TERUS !! JGN BERHENTI”

Galler berteriak keras. pasukan galia menahan pintu sekuat tenaga,
dengan menggunakan barang-barang yang ada. tetapi itu tidak bertahan
lama. Galler menyuruh pasukan romawi untuk turun dari atas sana,
sementara galia terus menahan pintu yang sedang di dobrak. Semua pasukan
menjadi takut. mereka terjebak. desa ini telah dikepung,telah di
kelilingin oleh pasukan natrian.

5 menit kemudian desa itu pun berhasil dibuka oleh bangsa natrian.
mereka langsung berlari menuju pusat desa yang sangat besar itu. tetapi.
prajurit natrian sangat binggung..
1 pun dari prajurit gotik,romawi atapun galia tidak terlihat.

Tiba-tiba…
“ATTACK !!”

semua pasukan keluar dari rumah-rumah yang sudah rusak itu. Serangan
dadakan terjadi kepada bangsa natrian. Teutonic Knight yang saat itu
berdiri diatas sebuah kayu yang tinggi sedang mencari kapten dari
natrian.

”ketemu !!”
”Disana…”
TK tersebut loncat Melewati ratusan pasukan yang sedang berperang itu…

BRAK !!

Teutonic Knight jatuh di antara pasukan-pasukan natrian yang sedang
berperang. Dia terus membunuh para prajurit natrian supaya dapat
mencapai titik dimana captainya berada…
sungguh peperangan yang sangat sadis. peperangan ini sungguh-sungguh
merupakan peperangan terakhir. pasukan romawi yang saat itu berperang
mati-matian, tidak perduli apa-apa lagi. dengan ganasnya membunuh setiap
prajurit dari natrian. begitu juga galia.
tetapi, dari kejauhan, 10 prajurit berkuda telah datang. membawa palu
yang besar,muka yang penuh dengan rasa takut, rambut yang gondrong, dan
sebuah perisai yang terkuat dari apapun.

“PALADIN…!!”

semua tekejut akan kehadiran paladin. bangsa romawi dan galia merasa
bahagia begitu mengetahui paladin ialah satu satu dari bangsa gotik.
Bangsa yang paling ditakuti Sedunia setelah natrian. telah hadir. mereka
yang mengira ke 10 paladin itu telah mati di bunuh oleh 20 equites
caesaris itu teryata tidak benar. malah paladin ini telah membunuh 20
equites caesaris dan membuangnya ke gua terkutuk untuk dijadikan tumbal
untuk bangsa natrian yang telah memberikan mereka kekuatan. tetapi malah
bangsa tersebut dimasuki oleh roh-roh jahat pasukan natrian,yang
membuat ke 20 equites caesaris ini sangat kuat tak terkalahkan.
ke 10 paladin itu tidak sendiri. dibalik asap pasir yang tebal. prajurit
yang membawa kampak besi. jalan seperti zombie itu mengikuti dengan
banyaknya. mereka disebut “axeman”.
Semua prajurit dari bangsa romawi dan galia berlari menuju ke arah ke 10
paladin yang berjalan menuju desa tersebut. Teutonic Knight yang saat
itu sedang terus membunuh pasukan-pasukan natrian itu tak
berhenti-hentinya membunuh. diikuti para clubswinger yang semakin
bringas dan gila itu.
5 banding 10. itulah yang terjadi pada bangsa gotik, romawi dan galia
sekarang. mungkin ini memang hari akhir mereka. tapi itu tidak lagi,
setelah kehadiran pasukan paladin. pasukan terkuat dalam pertahanan itu
siap bertempur.

Pasukan Paladin bergerak dengan sangat cepat menuju desa. Pasukan Romawi
dan Galia yang tidak tahan lagi lari keluar desa untuk beristirahat dan
menugmpulkan yang tewas. ke sepuluh paladin itu berpisah ke 10 arah
masing-masing disusul dengan pasukan kampak zombie Axeman yang tampak
garang dan mematikan itu. sungguh petarungan yang sangat mengerikan
dalah sejarah travian.

sekarang hanya pasukan gotik (teuton) yang bertempur. clubswinger,
axeman, legendaris Teutonic Knight, dan Legend Paladin melawan pasukan
Natrian, pasukan terkutuk, pasukan yang paling mengerikan, pasukan yang
tiada habisnya.
sementara bangsa romawi mengumpulkan mayat-mayat yang dekat dari mereka,
bangsa galia membangun gerobak dari kayu-kayu yang tersisa dari gedung
yang hancur.

sambil menangisi pasukan-pasukan yang meninggal dunia, mereka memasukan
nya kedalam gerobak untuk di bawa ke desa mereka. para anak kecil dan
ibu-ibu disuruh kembali ke desa masing-masing. dan sekarang yang tersisa
hanyalah para lelaki. mereka siap bertempur lagi. dimana bangsa gotik
sedang melawan natrian, disitu mereka akan membantu. mereka sudah
melupakan peperangan antara kedua bangsa itu. sekarang mereka akan
berdamai. berdamai untuk selamanya. meskipun harus mati dihari ini juga.

HYAAA !!!

seluruh pasukan romawi dan galia berlari menuju ke arah desa dengan cepatnya.
ini lah bangsa ROMAWI, GALIA, TEUTON.
THE THREE KINGDOM
Siap bersatu.

KILL THE LEADER…. !!!

Paladin yang saat itu berada paling depan langsung menabrak pasukan
natrian dengan kudanya yang tinggi besar itu. disusul paladin yang lain
dan pasukan axeman. mereka berperang sangat beruntung dengan kehadiran
pasukan paladin. sungguh diluar dugaan.

pasukan paladin yang dikira sudah mati itu kini datang kembali. malah telah membawa anggota axeman.

brak bruk brak !!

teutonic knight, ditengah keramaian terus membunuh tanpa henti. berusaha
mencari celah untuk mencari ketua natrian. tapi karena keramaian
tersebut dia jadi kehilangan jejak. dia menaiki sebuah kayu dari
bangunan lama. terus mencari keberadaan ketua dari natrian.
“kord 97|-102” ~~ bisik seorang Pathfinder yg penuh darah.
Seorang phalax yang saat itu sedang kesusahan. berkata dengan kuat.

”Galler !! aku tidak ada senjata.”

galler berbalik arah dengan kudanya. Mencari sesuatu yang tidak tau
jelas apa yang sedang dipikirkannya. Dia mengambil senjata yang
dipengang oleh bangsa Natars. sebuat tombak panjang lalu memberinya pada
seorang pathfinder yang sangat pendek itu..

Galler berkata:
”Berikan senjata ini pada teman mu yang disana.”

sang pathfinder kecil berkata :
”apalah daya pedang ini? sebentar lagi dia juga mati !”

Galler langsung menatapnya tajam dan berkata :
”Kita Disini berjuang untuk mati.
Tak ada 1 orang maka tidak ada semuanya !
GUNAKAN KEAHLIANMU SEKARANG !!!”

galler Berkata Keras Seperti Membentak. Sang Pathfinder tersentuh dan
menggunakan badannya yang kecil untuk melewati pasukan-pasukan yang
sedang bertarung itu.

”Ini pedang mu Sobat !
Berusaha lah.”

Galler Kembali Mencari Letak Ketuanya. Dan,
ketemu !!!
dia langsung memerintahkan semua pasukan,bahkan paladin.

“Bunuh ketuanya !!”

semua prajurit langsung mengarahkan senjata ke arah ketuanya. prajurit
natrian mecoba menahan serangan prajurit2 teuton tersebut. Galler turun
dari kayu tersebut dan membantu mereka untuk menyerang ketuanya, yang
dipimpin oleh Equites Caesaris yang paling kuat.

Teutonic Knight mencari celah untuk langsung ke tempat ketua dari
natrian yang sangat besar itu, melewati belakang-belakang gedung yang
sudah hancur. Teryata gedung itu sudah dilengkapi oleh
perangkap-perangkap mematikan Galia. Sungguh hebat, ratusan prajurit
mati karena perangkap tersebut.

Galler terus membunuh prajurit-prajurit natrian yang menghalangi
jalannya. Akhirnya, saat yang ditunggu-tunggu, Galler berada tepat
berada di belakang ketuanya. saat ketuanya melihat ke arah Galler,
ketakutan di mata Galler terlihat sangat jelas. Equites Caesaris yang
saat itu memegang sebuah tombak dan pedang itupun siap untuk melawan
Galler yang memegang kampak dan pedang. mereka saling memandang, hasrat
ingin membunuh pun tergambar dari wajah mereka berdua. tidak ada yang
berani mendekati mereka. mereka sudah memegang senjata masing-masing
dengan sangat kuatnya, hingga tangan mereka sendiri berdarah. Sekarang
wajah Galler mulai menunjukkan kebencian terhadap EC, dan mereka pun
melakukan pembicaraan.

EC : Ingat lah Galler, siapa yang membuatmu menjadi sehebat ini.

TK : aku tidak peduli akan hal itu, aku telah terpikir, walaupun aku
benci bangsaku, tetapi aku dilahirkan dan dibesarkan disitu!!!

EC : dasar tidak tau diuntung kau !! mati lah kau !!
Hyaaa !!!

Equites Caesaris langsung berlari dengan kudanya menuju ke arah galler.
dia loncat dari kuda, sambil mengarahkan pedanngya ke atas dan…

Swuzzzzzzzzzzzzz…..

PRANK !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

seorang swordman menahan serangan EC. lagaan pedang yang sangat
menabjubkan dari pedang Swordman. Sang Pemberani Dari Galian. Pedang
mereka yang terbuat dari baja Yang sangat berat itu, hanya orang-orang
tertentu yang bisa memegangnya. swordman berhasil menahan serangan
tersebut dan berhasil menyelamatkan galler.

EC : “saatnya kau bertemu dengan kematian mu swordman”

dia terus menyerang swordman terus-terusan. hingga akhirnya EC menebas kepala Swordman hingga putus !
Galler semakin marah melihat kejadian ini. Orang yang berusaha menolong
dia hingga bangkit itu dibuat mati oleh EC. mereka terus bertarung
berdua. sementara prajurit-prajurit yang lain sedang dalam peperangan
besar yang menyibukkan mereka.

Saat natar terancam, datanglah bantuan dari alam berupa gajah, macan,
kelalawar, dan lain-lain. saat itu terjadilah pertempuran terhebat
didalam sejarah. para pasukan galia dan romawi mundur…….pasukan
gotik bingung tetapi mereka terus menyereang. saat mereka terdesak
(pasukan gotik), tiba-tiba 10 pathfinder memerintahkan semua pasukan
gotik ikut pada mereka karena gaak ada pilihan lagi. ternyata mereka
menuju dead village. tapi kondisi di sana berbeda. ternyata bangunan dan
pagar sudah diubah menjadi yang lebih baik dan kuat. juga
senjata-senjata yang baik dan adanya ram dan catapult. Galler pun
mengganti armor dan senjata dan memakan sedikit gandum. saat natar
datang beberapa pasukan natar terperngkap oleh perangkap yang dibikin
galia, dan membunuh banyak pasukan natar. pertarungan besar kembali di
mulai!

TING !!
tang !!
prank !!

Bunyi suara pedang yang berlaga antara Teutonic Knight dan Equites
Caesaris, dua pasukan berkuda yang paling seram. mereka bertarung di
tengah-tengah prajurit natrian yang mengelilingin mereka berdua.
sedangkan yang lainnya sedang berperang besar.

keringat dari galler keluar sangat banyak,dia pasti sangat capek. ini
adalah pertarungan yang sangat mengerikan. dia harus mengorbankan seluru
bangsa. romawi sang legenda, galia Yang jago dalam Perangkap bahkan
gotik (teuton) yang ahli dalam peperangan yang berakhir menyedihkan ini.
Mereka berdua sedang kelelahan. mereka saling memandang satu sama lain.

EC : “HEY Bodoh ! Kau takan bisa membunuh ku. aku adalah RAJA DARI SEMUA
RAJA, dan jika kau membunuh ku, Kau akan mati. Karena semua pengikutku
akan mati”

Mendengar ucapan itu, Galler sedikit takut. tapi apa boleh buat, dia tidak mau bangsa romawi dan galia mendapat kesedihan lagi.

Hyaaa !!

dia berlari sangat cepat menuju equites caesaris, dan dia langsung melemparkan kampaknya !

Swusss !!

kampak yang kuat itu di tahan oleh tombaknya Caesaris hingga tombak itu
terbelah dan terlempar sangat jauh. saat EC sedang lemah, Galler
mehantam kaki kudanya dengan pedangnya hingga terputus. sampai caesaris
terjatuh.
dia langsung mengarahakan pedangnya ke kepala Caesaris.

EC :”ingat lah !! jika kau membunuhku ! kau akan mati !”

galler terdiam, seakan dia tidak ingin membunuh. dia takut akan mati.
sambil melihat keselilingnya, pasukan romawi yang sedang berperang,
mati, begitu banyak tangisan yang sudah mereka keluarkan. Dia tidak
ingin membuat mereka bersedih lagi.

Hyaa !!!

Galler langsung menancap kan pedanng nya ke arah badan Equites Caesaris.

brat !!

tusukan itu menembus badan dari equites caesaris. dengan tusukan itu
menghasilkan sinar yang sangat terang, dan memancarkan kekuatan yang
sangat kuat. seluruh prajurit romawi, galia yang badannya sangat tegap
dan keras itu, bahkan gotik (teuton) terjatuh karena kekuatan itu.
Sementara pasukan-pasukan natrian berteriak sangat kuat. jika raja
mereka mati mereka juga akan mati. bahkan teutonic knight sendiri.

beberapa prajurit natrian telah menghilang. sedangkan beberapa romawi
dan galia terjatuh dan pingsan. Tiba-tiba pedang yang menembus tubuh
Equites Caesaris terlempar kuat ke atas. Teutonic knight terkejut akan
hal itu.
equites caesaris langsung berdirih seperti tidak terjadi apa-apa. Galler terkejut melihat kejadian itu.

“Dasar bodoh ! aku tidak bisa dibunuh semudah itu”
Equites Caesaris tertawa keras…

SLap !!

teutonic knight mengambil pedangnya yang terjatuh dari atas…

Cras !!

dia menebas tangan Equites Caesaris yang sedang tertawa itu hingga
putus. hal itu membuat anggotanya menjadi lemah. termasuk Galler.
Tangan Equites caesaris yang terpotong tersebut mengeluarkan sinar
hitam. teutonic knight/galler seperti terdorong sesuatu, yang membuatnya
terpental jauh ke arah bangunan kosong.

EC :”hahaha..Dasar BOodoh !!”

Equites Caesaris (disingkat EC) tertawa keras, diikuti para prajurit-prajurit nya yang masih berjumlah ribuan.
galler terpental dan masuk ke dalam sebuah bangunan tua,menghantam kaca
hingga pecah. dia jatuh terduduk. kudannya yang sangat kuat itu pun mati
tidak berdaya terkena sinar hitam tersebut. dengan Wajah penuh
Emosi,Galler mengambil pedangnya kembali. saat galler keluar, tidak
disangka. tangan EC sudah kembali utuh.
Dia tertawa lagi, kemudian berkata :
“bodoh,kau pikir aku sangat mudah dibunuh”

dengan emosinya galler berlari menuju EC dan menusukkan pedangnya. kali
ini dia menusuk pas di perut. Lagi-lagi tusukan itu mengeluarkan sinar
hitam yang membuat galler terpental ke pasukan galia. kali ini EC
berlari ke galler. menginjak galler yang tidak sempat berdiri.

“dasar bodoh,ternyata sangat mudah untuk membunuh orang seperti mu”
EC mengangkat pedangnya Ke atas. Galler yang tidak tau harus apa-apa
lagi sudah tidak dapat menghentikan EC lagi. Pasukan Romawi dan Galia
yang sedang melihat kejadian itu sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi.
apakah ini akhir hidup Teutonic Knight, The Legend Knight?

Dan…

JLEEBB !!

Galler Sang Teutonic Knight itu terkena tusukan hingga tembus ke tulang
belakangnya. Galler langsung melotot kesakitan. keluar darah dari
mulutnya. Saat itu, semua prajurit berhenti berperang.

“KALIAN LIAT ITU?? ORANG BODO ITU MATI,HAHAHA”
EC berteriak keras. Sekarang hanya prajurit-prajurit YANG TERSISA lah
yang akan melawannya. Paladin, Axeman, Clubswinger, Romawi, dan Galia.
Sekarang, 21400 Prajurit natrian melawan 19650 Prajurit the Three
Kingdom.

Paladin terkuat yang memimpin saat itu memerintahkan berkumpul dan
kembali ke barisan untuk penyerangan. dengan wajah dan badan yang penuh
darah. prajurit 3 kingdom tidak takut akan apapun. Meskipun Teutonic
Knight yang mati ditengah-tengah mereka itu pun sudah tidak bernyawa.
Tiba-tiba sang haeduan, penunggang kuda terhebat disitu masuk ketengah-tengah mereka.

”dulu dia menghianati kita, sekarang dia berperang demi kita. Dia
berjuang demi kita, walaupun dia harus mati disini. Teman-teman, Aku
tidak mau melihat kalian sedih seperti ini. Kita harus meneruskan
perjuangannya.

HITUngan Ke 3,

1….
2….
3….
SERANG !!!!

semua prajurit dari 3 kingdom dan natrian maju bersamaan dengan
berteriak keras. Mungkin ini pertarungan terakhir untuk menghabisi
natrian. saat sudah di depan kematian.

Tiba-tiba…
Badan Teutonic Knight mengeluarkan cahaya berwarna putih. Cahaya
tersebut menyilaukan mata. membuat berpuluh-puluh ribu prajurit natrian
terpental. sebagian terbunuh. Bahkan EC pun terpental mengenai gedung
hingga roboh.
Sungguh kekuatan yang luar biasa. Sang legend kembali bangun, dengan
kudanya yang sudah mati itu. tubuhnya bersih, tanpa goresan sedikit pun.

Tiba-tiba dia pergi meninggalkan desa dengan kudanya. berlari tanpa
alasan seperti melarikan diri. Pasukan Romawi dan Galia terkejut. bahkan
Paladin. mereka tidak akan sanggup jika Galler tidak membantu mereka.
Galler pergi keluar desa, menuju entah kemana. mungkin dia sudah
menyerah, atau mungkin dia takut untuk mati. mungkin ini memang
peperangan terakhir untuk 3 kingdom.

MAJU !!!

Seluruh prajurit mati untuk berperang, Dan…

Brak Bruk Brak !!

darah bercerceran dimana-mana. sudah tidak ada lagi harapan untuk
pasukan. jika sudah datang, harus berani mati. demi anak cucu. pukulan
tidak ada hentinya. mereka memukul setiap detiknya. membunuh setiap
detiknya. dan terbunuh setiap detiknya..
Hanya tinggal 3 paladin dari 10. Hanya tinggal 2340 axeman dari 5000.
hanya tinggal 3000 clubswinger dari 10000. hanya tinggal 5430 dari
pasukan romawi dan galia. Dan HANYA Ini yang tersisa untuk mengalahkan
20000 lebih pasukan natrian.

Serang !

seluruh pasukan yang ada melawan nantrian. pasukan Galia yang berada di
belakang melempar kayu-kayu yang mengarah ke pasukan natrian yang
berlari menuju mereka. pasukan tombak Romawi berada di depan untuk
menusuk. pasukan Paladin menlindungi setiap sisi pasukan. dan axeman
akan bersiap untuk counter. sedangkan clubswinger serangan dari
belakang.

classhh…
Tusukan tombak ke badan natrian. setelah itu prajurit axeman menyerang
dari belakang pasukan bertombak. Tiba-tiba pasukan club swinger
menyerang dari belakang. sungguh taktik yang membuat mereka binggung.
membuat mereka jadi kacau balau.

awalnya taktik ini berhasil. tapi lama kelamaan tidak. EC tidak tinggal
diam. Dia juga mempunyai taktik yang lebih kuat. pasukan Romawi sudah
tidak ada harapan. pasukannnya sekarang tinggal beberapa ratus orang
lagi. sedangnya galia masih ribuan.
peperangan ini sungguh memakan banyak korban, sungguh banyak yang
kehilangan. terlebih lagi galler yang menghilang entah kemana. Sungguh
malang nasib mereka. tapi tidak ada jalan untuk kembali lagi. ini
waktunya mati membela bangsa.

hyaaaaaaaa !!

pasukan romawi maju untuk menyerang…
Disinilah kegilaan Romawi datang. Mereka melemparkan senjatanya ke arah
natrian, sehingga membuat mati. tapi tidak mungkin mereka mengambil
kembali senjata mereka. saat mau maju dengan tangan kosong, seorang
prajurit dari galian pun berkata :
“tunggu !! apa kau gila ?! mana bisa dengan tangan kosong !”

romawi berkata :
“Lihat saja, ini kelebihan kami”

Pasukan Romawi membuka baju armor mereka. Mereka hanya mengenakan celana panjang. dengan badan bertatto, dan berotot.
WOw.
Galia terkejut setelah melihat ini..

MAJU !!!

tapi Galian tidak tinggal diam. Para Swordman membuka baju mereka dan berkata,
”Bukan Hanya kalian, Kami juga.”

pasukan romawi pun maju, disusul dengan galian. Mereka seperti gerombolan orang yang ingin bertarung..

brak bruk brak..
Mereka memukuli pasukan natrian dengan tangan kosong. mereka seperti
petinju yang baru saja mulai bertarung. Yang lebih mengejutkan lagi,
mereka lebih banyak membunuh dengan tangan kosong. hal itu membuat
prajurit natrian mundur.

“KENAPA KALIAN MUNDUR ?!! KALIAN TAKUT DENGAN YANG SEPERTI INI?! “
EC berkata.

natrian pun kembali maju untuk menghadapi.
sementara itu, Galler yang lari entah kemana itu rupanya lari menuju
desa Galia. disana ada beberapa warga. Dia menugaskan secepatnya bikin
RAM dan CATAPULT. para warga binggung dengan apa maksudnya. mereka
membuat dengan kemampuan mereka sendiri. setelah 50 menit…

Galler :”AYO BAWA RAM DAN CATAPULTNYA, IKUTI AKU”

mungkin maksud warga membawa ram dan catapult ke dead village sebagai
bantuan, tetapi arah yang dituju beda. 1 pun pasukan galia ini tidak ada
yang berani bertanya kepada Teutonic Knight. mereka terus mengikuti
dia.

“Kita hampir sampai, persiapkan Ram dan Catapult.”
Galler Berkata.

Warga yang saat itu tidak ada yang berani dengan Teutonic Knight langsung mempersiapkan perintahnya.

“kita sampai”

Teryata tempat yang mereka tuju adalah sebuah gua. gua tempat galler
dibuang setelah disiksa. dan disini galler mendapatkan kekuatan sebagai
teutonic knight. warga ketakutan. mungkin maksud Galler ialah mengutuk
mereka semua untuk menjadi prajurit yang jahat.

“ayo kita akan hancurkan tempat ini”

warga terkejut dengan apa yang dikatakan oleh teutonic knight tersebut…

RAM !!
hyaaa !!

pasukan galia mendorong ram sekuat tenaga menghantam gua tersebut.

BRUK!!
batu-batu berjatuhan…

CATAPULT!!
Tali dipotong.
Clas !!
Dan batu pun melayang tinggi menuju gua tersebut.
brak !!

Serangan itu dilakukan terus menerus oleh ram dan catapult. memerlukan waktu yang lama untuk menghancurkan tempat ini.

“JANGAN BEHENTI, KITA AKAN MENGAKHIRI SEMUA INI HARI INI JUGA!!!”

Keringat yang terus bercucuran ini pun terus bercucuran. semakin panas.
entah kenapa. suasana yang gelap panas,dan menakutkan itu berada di gua
tersebut.

“AYO!! sudah mau HANCUR !!”
Sang Legenda Teutonic Knight berteriak keras!!

“PARA ANGGOTA KU,AKU AKAN KELUARKAN SEMUA KEKUATAN KU UNTUK KALIAN” EC berkata.
sinar hitam dari langit pun menyelimuti. awan hitam, sambaran petir,
rintik-rintik hujan, datang di desa kematian itu. seluruh bangsa
kebinggungan. mereka merasakan hal yang sama. Mereka tidak takut dengan
hal itu. mereka hampir menyelesaikan perang mereka. mungkin ini hari
terkahir mereka.

HYaaa !!

bangsa gotik, romawi, dan galia kembali menyerang. Tiba-tiba mereka
terkejut dengan apa yang mereka lihat. seorang axeman tidak bisa memukul
pasukan natrian. kampaknya menembus tubuhnya. yang lain juga. apa yang
terjadi??

mereka kebinggungan. mereka terus menyerang tetapi tidak bisa. malah
pasukan natrian ketawa-ketawa. apa yang harus mereka perbuat sekarang.
Galler telah pergi, pasukan tinggal sedikit, mereka sungguh binggung.
seseorang dari romawi pun emosi. dia berlari sendirian menuju ke pasukan
natrian yang sedang tertawa itu. ditancapkannya pedangnya ke arah
mulutnya. Dia tahu kalau itu sia-sia, tetapi tiba-tiba…

JLEEBBSSS

Pedang itu masuk kedalam mulut prajurit natrian hingga berdarah.
“HAH ?! BAGAIMANA MUNGKIN ?! MANTRA KU ?!!”

Seluruh pasukan terkejut melihat hal itu. pedang itu berhasil menembus tubuhnya. Banyak darah keluar.

“BAGAIMANA MUNGKIN ?!”
EC berteriak dengan kuat.

SERANG !!
Pasukan Romawi menyerang. diikuti dengan pasukan Galia. prajurit axeman
dan clubswinger melakukan SERANGAN 2 ARAH,yang dipimpin oleh seorang
dari ke 3 paladin yang masih hidup.

ec :”SIALAN, DIA BERHASIL MENGETAHUI KELEMAHAN KU !”

50 % prajurit dari natrian tiba-tiba keluar dari desa kematian tersebut.
menuju entah kemana. para prajurit sedikit binggung dengan hal itu.
mungkin mereka melarikan diri atau sebagainnya. membuat mereka lebih
mudah menyerang pasukan natrian yang tersisa di kota.

Sedangkan DI GUA NATRIAN, Galler terus menyuruh para pasukan untuk terus
Menyerang dengan ram Dan catapult. Mulai ada retak-retak. Gua yang
setinggi gedung tingkat 5 itu sangat susah di hancurkan. mereka hanya
membawa 10 ram dan 4 catapult. dan 240 orang pasukan legioner dan
swordman.

“SIALAN”
galler berkata dengan kuat sambil memandang ke arah barat. Mata semua
pasukan tertuju ke arah barat. Pasukan Natrian yang keluar dari desa
tadi menuju mereka.

Galler :”Siapkan senjata kalian prajurit”

Cringg !!
pedang pun keluar. mereka siap untuk melawan sekitar 1500 prajurit.

“Hey prajurit ! turun dari kuda itu”

Galler menyuruh seseorang prajurit dan mengenakan kuda itu turun. dia
menaikinya. di saat yg amat genting itu, terlihat kepulan debu dari arah
lain menuju kepada mereka juga.

“Penunggang kuda dari arah selatan…!!!”

teriak seorang Swordsman. pasukan dari Arah selatan itu melaju lebih
cepat dan segera di kenali. Rambut Gondrong, Mata merah saga, membawa
dua senjata, Pedang dan Kampak. dengan guruh suara yg menggetarkan bumi.

“hmmm….Mereka Gerombolan Haeduan, kemana saja mereka selama ini ? “
Galler bergumam.

para prajurit yg tersisa bersorak sorai menyambut pasukan berkuda Terkuat bangsa Galia tersebut.

“kami datang untuk membantumu menghancurkan Natrian. maaf kami agak terlambat, butuh lama untuk membuat keputusan ini…”

kata pimpinan Haeduan yang berkuda hitam. matanya bersinar merah
memancarkan tanda haus darah. 1500 Haeduan siap membunuh dengan daya
serang mereka yg menakutkan.

“baiklah, kita bertahan disini….!!!”
Galler berseru.

“siap-siap..”
mereka melakukan penyerangan 2 arah.
“Catapult !! ke arah barat”
Ujung catapult pun diarahkan ke arah barat secara cepat..

Serang !!

Bola api dilemparkan ke arah pasukan natrian itu, membunuh
berpuluh-puluh orang. 1500 Haeduan berderap maju menyongsong pasukan
musuh dengan Teriakan Perang. pedang dan Kampak terhunus, sementara
pasukan infantri membuat formasi bertahan,
Tombak di depan .

dibalik pasukan natrian itu, Equities Caesaris tersenyum sambil berkata:
“HARI INI KAU AKAN MATI GALLER”

15000 pasukan natrian terus mengarah ke gua tempat Galler dan 240
prajurit berada. sementara Gerombolan Haeduan sedang sibuk menahan
serangan. catapult terus menembak ke arah mereka. sedangkan ram terus
menghancurkan gua itu. semangkin hancur gua itu,bangsa natrian pun
semangkin lemah.

Di tempat lain…

KEJAR !!

Seorang Paladin menyuruh pasukan Clubswinger mengejar pasukan natrian
yang terus berlarian di kota. Mereka tinggal sedikit. 1 : 5. Clubswinger
terus mengejar dan melempar, dan membunuh pasukan natrian itu. mereka
tidak dapat keluar karena pintu sudah dihalangi oleh 3 orang paladin di
masing-masing pintu itu.
sebagian pasukan natrian membunuh diri mereka sendiri. para prajurit
romawi terus memukuli pasukan natrian hingga mati. sedangkan galia terus
melempari benda-benda tajam dari atas tembok besi.

Tiba-tiba, 10 pasukan berkuda, Pengintai yang masih hidup dari romawi,
kembali dengan wajah ketakutan. mereka yang dulu dikirim oleh pasukan
romawi sekita 43 orang, dan hanya kembali 1. itu bukan pasukan romawi.
melainkan pasukan natrian yang menyamar dan memberikan informasi yang
salah. sedangkan aslinya 33 pasukan pengintainya mati dan hanya ini yang
selamat.

TOLONG KAMI !!

mereka berlari menuju ke arah Desa kematian tersebut. paladin membuka
pintu dan membiarkan mereka masuk. Wajah mereka yang penuh ketakutan dan
trauma besar. mereka hampir tidak bisa berbicara. mereka berhasil kabur
dari markas besar natrian yang sudah berhasil diketahui keberadaannya.

“Captain ! Semua pasukan Natrian sudah mati.”
Seseorang prajurit pengintai yang selamat itu berbicara kepada seorang paladin.

Kumpulkan prajurit kembali ke desa galia. kita akan pergi ke markas natrian…
6341 prajurit lagi berjalan menuju ke desa. Dengan membawa mayat-mayat
dan orang-orang yang belum mati, melarikan yg sekarat untuk di rawat di
desa.

Akhirnya pertempuran antara mereka pun selesai juga. lebih dari 20000
jiwa mati tidak berdaya. 5000 jiwa sekarat. sedangkan 1000 lebih pasukan
three kingdom masih hidup. mereka akhirnya pulang. pulang dengan badan
yang sangat lelah. mereka membawa yang mati maupun yang sekarat. bahkan
ke 4 paladin pun ikut lelah. lebih dari 2000 kuda mati dalam peperangan
ini. lebih dari 210 anak2 mati dalam peperangan ini. lebih dari 640
ibu-ibu mati dalam peperangan ini. sungguh malang nasib mereka.

setelah menempuh jarak beberapa mil. mereka sampai di kota mereka. tidak
disangka, mereka terkejut dengan hilangnya para pasukan dan
keluarga-keluarga mereka. seperti hilang di telan bumi. tidak kelihatan 1
jiwapun di desa ini. desa besar yang dapat menampung 200000 jiwa ini
pun kosong.

“apa yang terjadi? kemana prajurit, anak-anak, dan ibu-ibu yang dibawa
pulang tadi?” mereka melakukan PENCARIAN ke seluru kota tersebut. tetapi
tidak ketemu satupun. Paladin memerintahkan untuk berkumpul di tengah
desa yang sangat besar itu.

saat sedang berjalan, tiba-tiba seorang tukang kayu telah mengatakan
kayu dia yang dia simpan telah hilang. Paladin langsung berpikir.

“Beberapa pasukan yang tersisa ikut dengan ku,sebagian lagi jaga kota ini”
“kita akan melakukan PENCARIAN”

Mereka mulai mencari. Terlihat banyak serpihan-serpihan kayu. kayu ini
seperti mengarah ke suatu tempat yang ditakuti. yaitu gua Natrian yang
terletak lumayan dekat dari desa mereka sekarang.
paladin yang memimpin saat itu membuat ide untuk menangkap prajurit yang
mengambil kayu mereka. karena saat ini mereka sangat membutuhkan kayu.
dia mengumpulkan beberapa prajurit yang masih kuat. Mereka bersiap untuk
menyerang.

sementara itu, Galler terus berperang dengan ratusan pasukan natrian.
Haeduan masih menebas ke sana kemari seperti orang gila. tidak banyak yg
tersisa lagi dari kedua belah pihak. namun the 3 Kingdom ini tidak akan
pecah. ram yang terus menghantam gua tersebut hingga hancur membuat
tenaga prajurit natrian semangkin berkurang. dan lama kelamaan mulai
mati tanpa sebab. hal itu memudahkan mereka (3 Kingdom).

Catapult pun terus melontarkan pelurunya. 300 Haeduan diperintahkan
untuk mendampingi Catapult tersebut. Namun ternyata dari arah Timur Laut
pasukan natrian bertambah. karena datang terus menerus dari desa mereka
yang terletak jauh.
sementara prajurit paladin berjalan menuju mereka. MEREKA DIKEJUTKAN
dengan melihat keluarga mereka dan Teutonic Knight yang disangka telah
menghilang itu pun telah berperang dengan natrian..dan lebih terkejut
lagi melihat para Haeduan yg ternyata bertempur di pihak mereka juga.
tanpa aba-aba apa pun salah seorang prajurit yang baru tiba langsung merangsek menuju kawanan natrian tersebut dengan kudanya.

BRAK!!

dia terus menabrak pasukan natrian hingga tewas. Sampai-sampai dia
terjatuh dan di tusuk mati oleh prajurit natrian yang gila itu. prajurit
lain pun tidak tinggal diam. mereka dan ke 3 paladin itu pun menyerang.

HYAA!!!

Sekarang Medan Pertempuran itu tak ubahnya sebagai tempat malaikat Pencabut nyawa berpesta.
Seluruh pasukan itu pun datang membantu. mereka menabrak seluruh pasukan
natrian tersebut. gua yang terus-terusan di ram itu pun sudah tidak
kokoh lagi, sudah mau hancur. Teutonic Knight yang saat itu pun sudah
kelelahan dan berdarah-darah melihat di balik pasukan-pasukan natrian.

Galler :”EC !”

Ketua mereka terlihat jauh. Galler yang saat itu terluka langsung
menaiki kudanya. langsung berlari sangat kuat. menabrak
prajurit-prajurit natrian itu. Para prajurit yang lain pun tidak mau
kalah, mereka juga membantu. ketiga paladin juga melindungi beberapa
serangan panah yang dilancarkan oleh archer natrian.

Tapi sayangnya…
CLASS !!!
Sebuah panah menusuk kuat di dada Galler, sang teutonic knight. semua
prajurit 3 kingdom terdiam melihat kejadian itu. galler langsung
terdiam. darah langsung mengalir dari balik baju armornya. hidungnya.
bahkan mulutnya.

“HYAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!”
dia kembali maju. hal itu membuat seluruh prajurit 3 kingdom bahkan
natrian terdiam. dia terus berlari dengan kudanya menambrak semua
prajurit natrian menuju ke arah EC,
Seluruh archer ditargetkan ke arah galler. 5 panah ditembakan. 2 panah
berhasil menusuk tangan dan perut galler. sedangkan 3 lagi menusuk
kudanya sehingga mati dan jatuh bersama galler.
galler langsung terjatuh, terdiam. 1 prajurit natrian pun tidak ada yang
berani mendekati tempat dia jatuh. seperti membuat lingkaran dan galler
di tengahnya.

EC menyuruh menembakan panah lagi. 10 panah kali ini, siap dilancarkan.

Tiba-tiba…
CLASS !!

10 panah tersebut menancam di semua tubuh seorang paladin. dia berdiri
tegak sambil menahan panah itu. sedangkan yang 2 lagi membantu galler
untuk berdiri. mereka menggendong Galler menuju EC, pasukan natrian
tidak ada yang berani maju,mereka membuat jalur menuju EC, bahkan tidak
ada yang berani menyerang, semua seakan terdiam.

“lepas kan aku.”
galler berkata lemas.

3 panah menancap di badannya, dan sudah berdarah-darah. lecet di sekujur tubuhnya.

“ADA APA KALIAN INI?
KENAPA KALIAN DIAM SAJA?
HEY PASUKAN-PASUKAN BODOH !?”
EC berteriak

tapi, 1 prajurit natrian pun tidak ada yang menyerang. malah membuka
jalan menuju EC. peperangan antara 3 kingdom dan natrian pun berhenti.

EC :”HAHA..KAU KIRA DENGAN KONDISI KAU YANG LEMAH SEPERTI ITU BISA
MEMBUNUH KU GALLER? INGAT !! KAU TIDAK BISA MEMBUNUH KU BODOH !”

Galler terus berjalan. darah menetes dari ujung ke ujung.
“Biarlah, setidaknya, aku tidak mati dengan sia-sia”

jarak EC dan galler sekitar 100 meter lagi. dia terus berjalan dengan
pedangnya yang diseret kuat. jarak mereka sekitar 500 meter dari gua
tersebut, tidak kelihatan dari sini. ram tersebut terus menghajar gua
tersebut,hingga dikagetkan dengan jatuhnya sebuah potong-potongan
berlian.

tiba-tiba EC berteriak kuat
UAAAAAAAAGGGH !!!

teryata belian itu sumber kekuatan EC. jika berlian itu hancur, EC pun akan mati. galler tiba-tiba mulai berlari.

hya !!
dia berlari layaknya seorang satria.. tidak ada rasa sakit sedikitpun.

EC :”dasar bodoh kau galler !”

JLEEB !!

badan Galler tertusuk tembus pedang EC. Galler terdiam sejenak. diikuti
para 3 kingdom, dan ke 3 paladin. galler terjatuh. pedangnya terlepas
dari tangannya. darah berceceran dimana-mana.

KALIAN LIHAT INI ?! KALIAN MASIH BISA BERHARAP DENGAN ORANG LEMAH SEPERTI INI?! HAHAHA !!!
EC berteriak keras.

Galler terjatuh. Terjatuh dengan lambatnya. Seperti daun yang baru saja
Gugur. Darahnya berterbangan disapu angin. Pedangnya terlepas dari
tangannya yang kuat itu.

Bruuk…

Galler terjatuh. Hanya langit yang bisa dilihatnya saat itu. Hanya suara
tangisan yang Hanya bisa didengarnya saat itu. matanya perlahan mulai
tertutup.

EC :”APA KALIAN LIHAT MANUSIA-MANUSIA BODOH ?!!
ORANG YANG SANGAT KALIAN BANGGA KAN INI MATI ?!
HA HA HA HA HA . . .
DASAR BODOH !!”

terdengar suara kecil dari mulut galler. dia berkata

“hancurkan…Aku masih tahan”

dia terus mengulang kata-kata itu. 1 dari ketiga paladin yang tertusuk
10 panah itu terjatuh dan mati. Melihat kejadian itu 1 dari 2 paladin
itu turun dari kudannya. disusul dengan haeduan. mereka berdua berdiri
di depan galler yang sedang terjatuh dibawah.

Paladin : Aku takkan membiarkan kau melukainya lagi, meskipun aku mati.

Haeduan : Aku juga, jika ingin menyentuhnya lewati dulu kami

EC : HAHAHAA..
DASAR BODOH ?!!!
KALIAN MAU MATI !
RASAKAN INI !!

CLAPP !!

Tebasan Pedang yang kuat dari EC ke bahu Paladin ini.

EC : HAH ?!
SEHARUSNYA TANGAN MU TERPOTONG.?!!

paladin : AKU tidak bisa dibunuh semudah itu BODOH !!

Haeduan kemudian memukul tepat dipipi EC dengan keras hingga terpental jauh.
Paladin langsung teduduk,tangannya yang hampir putus itu mengeluarkan
darah yang banyak. EC yang Bangkit dan langsung mengambil pedangnya itu
langsung berlari kearah paladin dan mengayunkan pedanngya tiba-tiba.

PLASS !!

seperti suara kaca yang pecah terdengar keras. Sang Druidrider mencoba memecahkan beberapa buah Kristal Kecil.

Druidrider : Bukannya Ini Kekuatan Mu EC bodoh ?

AAAAAAAAAAAAGGGHHHH !!!
Para pasukan natars Berteriak kesakitan.
Diikuti dengan SUARA KERAS EC.

Hancurkan Benda itu sekarang. Sang TEutonic Knight dengan suaranya yang sekarat itu Berkata sangat pelan.

PLASSS !!

Kristal-kristal itu dihacurkan Oleh Haeduan dengan tangan kosong.

GYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA !!

disaat itu kekuatan EC kosong. Galler memegang gagang pedangnya. mencoba duduk. dan berkata.
“Jika Aku harus mati, KAU JUGA MATI !!”

CLASSS !!!

galler melayangkan pedangnya dari sisi kiri Badan EC Ke sisi kanan melewati perutnya.

EC terbelah 2. Diikuti jatuhnya darah. seluru pasukan natars pun mati.
Mereka Seperti meleleh dan ada yang seperti kesakitan dan mati.

Paladin : “GALLER !!..Dengar aku !! kau Bisa bertahan..aku Yakin kau bisa. bertahan lah kawan, aku mohon!!!”

Teutonic Knight/Galler : “maafkan aku. Aku sudah terluka parah. aku juga
salah satu dari pasukan terkutuk itu. Dan sekarang. Kristal itu hancur
aku juga harus hancur.”

Badan galler seperti meleleh. dan saat itu juga, galler pergi
meninggalkan mereka semua. ribuan pasukan yang selamat kembali ke desa
mereka. dengan rasa sedih, senang, bahagia, semuanya. bercampur dalam
pikiran mereka.

Mereka mencoba menempuh hidup baru bersama sekarang. mereka akan
berdamai selamanya sekarang. mereka akan saling membantu satu sama lain.
dan mereka akan rela mati demi apapun yang penting dalam hidup mereka.

6 bulan berakhir. Anak-anak berlarian ditaman. Burung-burung
berterbangan diudara. para pertani sedang berkerja di sawah. para ibu
memasak.

sungguh damai desa ini. Apakah ini kebahagiaan setelah kesedihan.
Semua berharap begitu…
Dan akan tetap begitu…
SELAMANYA…

Mau main game travian ? Silakan Klik Disini 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *